Salah satu TOOLS atau ALAT yang paling cepat adalah
STORY TELLING. Coba pikirkan dan bayangkan saat dimana
teman anda yang "tukang cerita" bercerita, pasti anda
merasakan sekeliling anda menjadi "blur" dan menjadi
"background" karena anda TERFOKUS pada cerita teman
anda yang begitu serunya bukan?
Dan pasti anda *MERASAKAN* rasa yang ingin teman anda
UTARAKAN dalam CERITA nya bukan?
Dengan kata lain, cerita teman anda MENUMBUHKAN EMOSI
didalam diri anda yang membuat anda merasakan apa yang
dia ceritakan...
Jika ceritanya sedih, maka anda turut merasa sedih...
jika ceritanya tentang seseorang yang menyebalkan,
maka anda juga jadi merasa sebal dengan orang yang
diceritakan... jika ceritanya seru, maka andapun akan
merasa seru.
Intinya, STORY TELLING dapat menumbuhkan EMOSI dalam
diri seseorang dan EMOSI tersebut dapat meyakinkan
SIAPA SAJA.
Apa yang membuat wanita jatuh cinta? sudah tentu
EMOSI bukan?
Hmm...
Sekarang pertanyaan saya kepada anda:
Bagaimana jika anda memiliki kemampuan melakukan
story telling yang dapat membuat wanita merasakan
HASRAT yang membara untuk anda?
Bahkan lebih dari itu...
Bagaimana jika anda memiliki kemampuan melakukan
story telling yang dapat membuat wanita merasakan
HASRAT yang membara untuk anda dan membuat nya YAKIN
bahwa ANDALAH HASRATNYA yang dia cari SEUMUR HIDUPNYA?
Hmm...
Skill ini sangat luas dan perlu latihan konsisten
untuk dapat menguasainya... jika anda dapat
menguasainya, maka anda akan menjadi orang yang
BER-KARISMA seperti para public speaker dan motivator
DUNIA. Andapun tidak hanya dapat membuat wanita
menyukai anda, tapi banyak orang akan menyukai anda.
Saya ingat seorang teman sekaligus peserta seminar
saya yang sebenarnya SUDAH menguasai teknik story
telling dengan benar, namun karena dia MALU untuk
bercerita, maka sia-sia lah semua kelebihannya itu...
Pada saat saya "melepaskan" rasa malunya itu, story
tellingnya benar-benar menyentuh hati saya sebagai
seorang pria... apalagi wanita.
Saya akan memberikan anda TEKNIK untuk ber-story
telling...
Yang pertama adalah: Apapun cerita anda... pastikan
itu menumbuhkan EMOSI.
Bagaimana caranya?
contoh cerita sedih:
"lalu si wanita itupun menjadi SEDIH"
lain merasakan rasa sedih...Nah kata "sedih" diatas TIDAK dapat membuat orang
Sekarang coba lihat ini:
"lalu matanya tertunduk..."
"tatapan mukanya kosong..."
"Hampa..."
"Tak ada gairah..."
"..."
"Semuanya hanya rasa sakit yang menusuk..."
"Cuma ada air mata..."
"Air mata di matanya yang tercurah..."
"Tidak ada hal lain..."
"selain itu..."
Nah dengan MENG-EKSPRESIKAN bagaimana rasa sedih itu,
digabungkan dengan intonasi suara dan ekspresi wajah
yang mendukung, maka ATMOSFER serta AURA yang
diciptakan cerita anda akan sangat mempengaruhi EMOSI
orang lain yang mendengarnya.
Perlu di-ingat bahwa Wanita lebih SENSITIF secara
EMOSI daripada PRIA. Wanita amat sangat cepat
tersentuh dengan story telling, makanya mereka suka
bercerita dan gosip. Ingat, wanita tersentuh dengan
story telling yang menumbuhkan EMOSI, bukan
gombal-gombal atau pujian yang tidak pas...
Cobalah berlatih story telling dengan teman anda dan
ceritakan pengalaman anda lalu buatlah mereka tertawa
jika cerita anda lucu... buatlah mereka menangis jika
cerita anda sedih... buatlah mereka senang jika cerita
anda senang . . . .
0 komentar:
Posting Komentar