THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

31 Desember, 2008

JIKA

Jika kamu.... Jika kamu memancing ikan....
Setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu....
Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja....
Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin
ia akan menderita selagi ia masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang...
Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya....
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja....
Karena dia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat
melupakan segalanya selagi dia mengingatmu. ...

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap
pada takungannya dan janganlah
menganggap ia begitu teguh.... cukuplah sekadar keperluanmu. ...
Apabila sekali ia retak.... tentu sukar untuk kamu menambalnya
semula....Akhirnya ia dibuang ....
Sedangkan jika kamu coba membaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan
lagi....

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya....
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu
istimewa....
Anggaplah dia manusia biasa.
Apabila sekali dia melakukan kekhilafan bukan mudah bagi kamu untuk
menerimanya. ...
akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya.
Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus hingga
ke akhirnya....

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi...
yang kamu pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat.
Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain..
Terlalu ingin mengejar kelezatan.
Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya.
Kamu akan menyesal.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan.....
yang kamu pasti membawa kebaikan kepada dirimu, Menyayangimu, Mengasihimu,
Mengapa kamu berlengah, coba membandingkannya dengan yang lain.
Terlalu mengejar kesempurnaan.
Kelak, kamu akan kehilangannya apabila dia menjadi milik orang lain.
Kamu juga yang akan menyesal.

16 Desember, 2008

Maaf…. Aku Tidak Tahu Tentang Ibuku

Seorang anak berkata “ibuku sangat cantik”
Anak yang lain bilang “ibuku sangat baik”
Yang lainnya lagi menambahkan “ibuku amat penyayang”
Maaf…. Aku tidak tahu tentang ibuku

Tak pernah sekalipun
Kujumpai dia dalam hidupku
Aku tak pernah tahu
Tentang dirinya sedikitpun

Aku memamang pernah tumbuh dalam dirinya
Mengisap sari pati kehidupan
Selama berbulan-bulan
Melewati proses kelahiran yang menyakitkannya
Tapi…. Maaf aku tidak tahu tentang ibuku

Seorang anak memberikan bunga
Untuk ibunya tercinta
Anak yang lain memberikan gaun yang indah
Di hari ulang tahunnya
Lalu yang lainnya lagi memberinya Kecupan
Tapi aku tidak tahu harus memberikan apa

Dia mungkin sangat cantik
Dia mungkin sangat baik
Dia mungkin juga
Dia sangat penyayang

Tapi apa yang bisa kukatakan
Untuk mengungkapkan perasaanku
Bahwa aku menyayanginya
Bahwa aku membutuhkan dirinya
Bahwa aku menginginkan dekap dan
Ciumnya juga

Apakah ibu bisa tahu
Tentang perasaanku
Meski selama ini
Dia tak pernah ada bersamaku

10 Desember, 2008

SAHABAT

Sewaktu kita duduk di taman kanak-kanak, kita berpikir kalau seorang teman yang baik adalah
teman yang meminjamkan krayon warna merah ketika yang ada hanyalah krayon warna hitam.

Di sekolah dasar, kita lalu menemukan bahwa seorang teman yang baik adalah
teman yang mau menemani kita ke toilet, menggandeng tangan kita sepanjang koridor menuju kelas,
membagi makan siangnya dengan kita ketika kita lupa membawanya.

Di sekolah lanjutan pertama, kita punya ide kalau seorang teman yang baik adalah teman yang
mau menyontekkan PR-nya pada kita, pergi bersama ke pesta dan menemani kita makan siang.

Di SMA, kita merasa kalau seorang teman yang baik adalah teman yang mengajak kita
mengendarai mobil barunya, meyakinkan orang tua kita kalau kita boleh pulang malam sedikit,
mau mendengar kisah sedih saat kita putus dari pacar,

Di masa berikutnya, kita melihat kalau seorang teman yang baik adalah teman yang selalu ada
terutama di saat-saat sulit kita, membuat kita merasa aman melalui masa-masa seperti apapun,
meyakinkan kita kalau kita akan lulus dalam ujian sidang sarjana kita.

Dan seiring berjalannya waktu kehidupan, kita menemukan kalau seorang teman yang baik adalah
teman yang selalu memberi kita dua pilihan yang baik, merangkul kita ketika kita menghadapi masalah yang menakutkan,
membantu kita bertahan menghadapi orang-orang yang hanya mau mengambil
keuntungan dari kita, menegur ketika kita melalaikan sesuatu, mengingatkan ketika kita lupa, membantu meningkatkan percaya diri kita,
menolong kita untuk menjadi seseorang yang lebih baik, dan terlebih lagi... menerima diri kita apa adanya...

04 Desember, 2008

Tentang Cinta

Apakah kita harus selalu membohongi diri hanya untuk memberi kebahagiaan semu buat orang yang mencintai kita? Apakah kita bisa bahagia dengan cinta yang dipaksakan? Apakah cinta juga harus berbalas dengan kesamaan rasa? Cinta bukan sesuatu yang baku, dia bisa datang dan pergi ke manapun dia mau dan dia tidakbisa dipaksa maupun memaksa.
Bahwa ada luka karena cinta, bahwa ada sakit karena cinta. Tak lebih karena kita sendiri yang membuatnya. Kita lupa bahwa cinta bukanlah nafsu, cinta bukanlah cara, cinta bukanlah aturan, tapi cinta adalah rasa. Dia bisa berubah kapan pun dan menjelma menjadi bentuk apapun. Kita yang sering tenggelam terlalu jauh dalam rasa itu sendiri.
Yang perlu dan yang penting juga diingat dunia ini judulnya sementara. Semuanya serba sementara, termasuk cinta. Kalau kita berharap bisa memiliki seseorang seutuhnya dan selamanya maka siapkan hati kalau sewaktu-waktu dia dipanggil yang maha kuasa dan kalau sudah begitu yakinlah cinta akan terkikis dengan sendirinya dan tergantikan dengan yang lain walaupun memori kenangan lama tidak akan pernah terhapus.
Kalau kita mengharapkan rasa cinta seseorang hanya untuk kita saja, maka siapkan hati untuk kecewa, karena di dunia ini tidak hanya ada kita dan dia. Di luar sana ada orang tuanya, kakaknya, adiknya, temannya, sahabatnya, berjuta wanita yang lebih baik, berjuta pria yang lebih tampan, dan berjuta orang asing yang sama-sama ingin mencintai dan dicintai.
Semua orang pernah patah hati, semua orang pernah kecewa, pernah merana, pernah menangis karena cinta, tetapi coba pikirkan lagi untuk apa kita kecewa, merana dan menangis jika pada kita akan menjadi bagian dari masa lalu? Bukankah lebih baik kita menikmati saja rasa yang hanya terjadi saat ini?
Semua orang ingin dan berhak untuk bahagia, tinggal bagaimana kita mencari dalam diri kita sendiri. Bahagia tidak dari siapa orang yang kita cintai, alasan kita mencintainya, dan bagaimana kita mencintainya, tetapi dari keberanian kita untuk memutuskan mencintai seseorang tanpa pamrih apa-apa. Coba rasakan ketika kita melihat senyum di bibir orang yang kita cintai, ketika melihat tawa yang terurai darinya, ketika dia bahagia dengan apa yang dia dapat meski bukan kita yang membuat semua itu, tetapi kita pasti ikut bahagia. Kalaupun kita ikut menangis diatas kebahagiaannya, itu pasti karena kita mencintai untuk bisa memilikinya. Yang bisa memiliki hanya satu, yang maha memiliki juga hanya satu, dia yang ada di atas Arasy. Jadi jangan pernah berharap kita juga bisa ikut memilikinya.
Bahagia bukan takdir, tapi dia adalah pilihan. Kita bisa memilih untuk bahagia jika kita memutuskan mencintai untuk membahagiakannya. Begitu pula rasa sedih, kecewa, sakit hati, merana, marah semua adalah pilihan. Saat kita kecewa dan sakit hati, kebanyakan dari kita berfikir bahwa kita mencintai orang yang salah. Tetapi sebenarnya tidak seperti itu, kita hanya salah dalam memilih dan memutuskan untuk mencintainya. Karena Allah SWT tidak pernah salah menentukan siapa-siapa saja orang yang akan hadir di dalam kehidupan kita.
Hidup hanya sebentar, tidak ada yang abadi dan semua ada batas waktunya. Cinta hadir bukan untuk dimiliki, tetapi dia dititipkan di dalam hati untuk bisa diberi kepada yang lain agar hidup senantiasa berseri. Dia akan menyediakan saat yang tepat dimana kita menyadari bahwa kita juga dicintai……

01 November, 2008

Persahabatan ~ Khalil Gibran

Dan seorang remaja berkata, Bicaralah pada kami tentang Persahabatan.

Dan dia menjawab:
Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mahu kedamaian.

Bila dia berbicara, mengungkapkan fikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “Tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “Ya”.
Dan bilamana dia diam,hatimu berhenti dari mendengar hatinya; kerana tanpa ungkapan kata, dalam persahabatan, segala fikiran, hasrat, dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi, dengan kegembiraan tiada terkirakan.
Di kala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berdukacita;
Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya, mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.
Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya, bukanlah cinta , tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu jika kau sentiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria dan berkongsi kegembiraan..
Kerana dalam titisan kecil embun pagi, hati manusia menemui fajar dan ghairah segar kehidupan.

~ Khalil Gibran

28 September, 2008

Kejamnya Oh Kejamnya…

Pasti kalian tau kan, kalau banyak dijual produk-produk yg dibuat dari kulit binatang?! Seperti tas, dompet, sepatu, dll…

Pernah gak sih, kalian bayangin proses pembuatannya seperti apa?

Yang saya tonton dulu, cara pembuatan tas dari kulit ular.

Awalnya, para perajin tas itu menjelajah ke hutan untuk mencari ular hidup. Sayangnya, ular yang ditangkap adalah ular sejenis piton yang sudah besar. Terus, badan ular tersebut diberi air secara paksa (tau kan, kaya sapi gelonggongan itu, lho!). Lalu ular tersebut digantung di bawah sinar matahari terik hingga mati! Bayangkan! Lalu ular tersebut dikuliti dan kulitnya diolah menjadi produk2 itu tadi…

Bayangkan lagi, Saudara-saudara!!

Sungguh kejam…

Lalu, saya juga mendengar adanya produk semacam gelang yang dibuat dari kulit penyu. Kalian tahu kan, kalau penyu itu sudah termasuk langka dan dilindungi?!

Saya juga pernah menonton tayangan kuliner yang meliput tentang sirip ikan hiu. Kalian tau bagaimana cara sirip ikan hiu tersebut diambil? Para nelayan menangkap hiu-hiu yang sudah termasuk langka tersebut. Kemudian, mereka mengiris siripnya untuk dijual. Setelah itu, mereka melepas lagi hiu-hiu yang sudah buntung tersebut! Rasanya hati saya juga turut teriris saat menyaksikan tayangan tersebut…

Satu lagi, kalian pasti tahu dong tentang si Kembar Olsen?! Mereka dituntut oleh PETA (semacam lembaga peduli binatang dan lingkungan) karena Ashley dan Mary-Kate gemar memakai busana dari bulu binatang asli. Sangat disayangkan karena binatang yang tidak berdosa dan menjadi korban tersebut pasti di ambang kepunahan…

Yah, saya menulis blog ini hanya sekadar mengingatkan, bukan menakut-nakuti atau menjelek-jelekkan para produsen tersebut! (mohon maaf yang sebesar-besarnya bila ada yang merasa tersinggung!). Saya juga tidak bisa menyalahkan sepenuhnya para produsen tersebut. Mereka kan juga hidup dari bisnis ini dan jaman sekarang, mencari pekerjaan itu bukan hal yang mudah.

Intinya, saya hanya ingin menyampaikan kepedulian saya terhadap lingkungan hidup. Saya sudah berjanji pada diri sendiri, kalau saya tidak akan pernah membeli produk-produk yang terbuat dari kulit binatang asli. Membayangkan saya memakai produk dari kulit ular saja sudah membuat saya merinding.

Kalau menurut saya sih, lebih baik menggunakan bahan sintetis saja. Lebih murah dan lebih ramah lingkungan, mengingat bumi yang kita tinggali ini sudah mulai tua dan hancur… Setuju?

Well, terima kasih buat yang sudah membaca coret-coretan saya ini..

NB: Lebih terima kasih lagi sama yang memberi komentar! ; )

Mengingat tulisan saya yang pasti banyak kekurangannya ini…

23 September, 2008

BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN

Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita
konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar
bungkus makanan dan cenderung dianggap sebagai "pelindung " makanan.
Sebetulnya tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan.
Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan
pada makanan mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan, kemudahan,
penyeragaman, promosi, dan informasi. Ada begitu banyak bahan yang
digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, yaitu kemasan yang
bersentuhan langsung dengan makanan . Tetapi tidak semua bahan ini aman
bagi makanan yang dikemasnya.


Inilah ranking teratas bahan kemasan
makanan yang perlu Anda waspadai.

A. Kertas ..

Beberapa kertas kemasan dan non-kemasan (kertas koran dan majalah) yang
sering digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi mengandung timbal
(Pb) melebihi batas yang ditentukan. Di dalam tubuh manusia, timbal
masuk melalui saluran pernapasan atau tangan kita.pencernaan menuju
sistem peredaran darah dan kemudian menyebar ke berbagai jaringan lain,
seperti: ginjal , hati, otak, saraf dan tulang. Keracunan timbal pada
orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu pallor (pucat), pain
(sakit) & paralysis (kelumpuhan) . keracunan yang terjadipun bisa
bersifat kronis dan akut. Untuk terhindar dari makanan yang
terkontaminasi logam berat timbal, memang susah-susah gampang. Banyak
makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng dan tempe goreng
yang dibungkus dengan Koran karena pengetahuan yang kurang dari si
penjual, padahal bahan yang panas dan berlemak mempermudah berpindahnya
timbale makanan tsb. Sebagai usaha pencegahan , taruhlah makanan
jajanan tersebut di atas piring.



B . Styrofoam

Bahan pengemas styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu
pilihan yang paling populer dalam bisnis pangan.Tetapi, riset terkini
membuktikan bahwa styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam yang
dibuat dari kopolimer styren ini menjadi pilihan bisnis pangan karena
mampu mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan bentuknya saat
dipegang. Selain itu, bahan tersebut juga mampu mempertahankan panas
dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang, mempertahankan kesegaran dan
keutuhan bahan yang dikemas,biaya murah, lebih aman serta ringan. Pada
Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan Pemerintah Jepang mengungkapkan bahwa
residu styrofoam dalam makanan sangat berbahaya. Residu itu dapat
menyebabkan endocrine disrupter (EDC), yaitu suatu penyakit yang
terjadi akibat adanya gangguan pada system endokrinologi dan reproduksi
manusia akibat bahan kimia karsinogen dalam makanan.

UDANG DAN VITAMIN C

Jangan makan udang setelah
Anda makan Vitamin C. Karena ini akan menyebabkan keracunan dari racun
Arsenik (As) yang merupakan proses reaksi dari Udang dan Vitamin C di
dalam tubuh dan berakibat keracunan yang fatal dalam hitungan jam.

TIMUN-SATE

Kalau Anda makan sate,
jangan lupa makan timun setelahnya. Karena ketika kita makan sate
sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran arang yang dapat
menyebabkan kanker. Untuk itu kita punya obatnya yaitu timun yang
disarankan untuk dimakan setelah makan sate. Karena sate mempunyai zat
Karsinogen (penyebab kanker) tetapi timun ternyata punya anti
Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun setelah makan sate.

BEKAS BOTOL AQUA

Mungkin sebagian dari kita
mempunyai kebiasaan memakai dan memakai ulang botol plastik (Aqua, VIT
, etc) dan menaruhnya di mobil atau dikantor. Kebiasaan ini tidak baik,
karena bahan plastic botol (disebut juga sebagai polyethylene
terephthalate or PET) yang dipakai di botol2 ini mengandung zat2
karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja,
jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu,
dan harus ditaruh ditempat yang jauh dari matahari. Kebiasaan mencuci
ulang dapat membuat lapisan plastik rusak dan zat karsinogen itu bisa
masuk ke air yang kita minum. Lebih baik membeli botol air yang memang
untuk dipakai ber-ulang2,jangan memakai botol plastik.

20 September, 2008

MENDENGARKAN CINTA

Hal-hal yang pingin kita omongin, atau yang harus kita
bilang, justru malah nggak pernah kita ungkap.
Parahnya lagi, kita terbiasa pake simbol-simbol atau
kata-kata lain buat nunjukin arti sebenernya.
Walhasil, seringnya maksud kita itu jadi nggak
terkomunikasikan dan bikin orang lain ngerasa bete,
nggak disayang, nggak dihargai.

Iya sih, ada saat-saat kita ngerasa nggak nyaman
mengekspresikan cinta yang kita rasa. Karena takut
mempermalukan orang lain, atau diri kita sendiri, kita
ragu buat bilang, "I love you". Jadinya, kita
menyampaikan perasaan itu lewat kata-kata yang lain;
"jaga diri baik-baik", "belajar yang bener",
"hati-hati di jalan", "jangan ngebut", "jangan lupa
makan". Tapi, sebenernya, itu cuma opsi-opsi lain dari
perkataan yang sesungguhnya; "saya sayang kamu", "saya
peduli sama kamu", "kamu sangat berarti buat saya",
"saya nggak mau kamu terluka".

So, nggak ada salahnya kita coba MENDENGARKAN CINTA
lewat kalimat-kalimat yang dikatakan orang lain.
Ungkapan eksplisit itu penting,tapi bagaimana kita
mengungkapkannya bisa jadi jauh lebih penting.
Setiap pelukan bermakna cinta meski kata-kata yang
keluar sangat berbeda. Setiap perhatian yang diberikan
orang lain menyimpan cinta walau bentuknya kaku, atau
mungkin kasar. Yang pasti, kita harus mencari dan
mendengar cinta yang ada di baliknya.

Seorang ibu bisa ngomelin anaknya karena nilai rapot
atau kamar yang berantakan. Si anak mungkin hanya
mendengar omelannya. Tapi kalo dia bener-bener
MENDENGAR, dia bakal mendapatkan cinta di sana .
Kepedulian dan cinta ibunya muncul dalam bentuk
omelan. Tapi gimana pun juga, itu adalah cinta.

Seorang gadis pulang larut malam, dan akhirnya dapet
kuliah gratis dari bokapnya. Gadis itu cuma nangkep
kemarahan sang bokap. Tapi kalo dia mencoba untuk
MENDENGARKAN CINTA, dia bakal menemukannya. "Kamu
gimana sih, Papa jadi khawatir sama kamu," kata
bokapnya. Tau nggak, itu sama aja dengan "Papa sayang
dan peduli sama kamu. Kamu sangat berarti buat Papa"
yang sayangnya, nggak tersampaikan dengan lisan.
Kita mengungkapkan cinta dalam banyak cara--hadiah
ulang tahun, pesan-pesan kecil, dengan senyuman,dengan
air mata. Cinta nggak hanya ada dalam kata-kata, tapi
juga dalam diam. Dan seringkali kita menunjukkan cinta
dengan memaafkan orang yang nggak mau mendengar cinta
yang kita sampaikan.

Masalah dalam "mendengarkan cinta" adalah kesulitan
dan keterbatasan kita untuk mengerti bahasa cinta yang
dipakai orang lain. Yang kerap terjadi, kita jarang
mendengarkan orang lain. Kita mendengar kata-
kata, tapi kita nggak mempertimbangkan ekspresi atau
tindakan-tindakan yang mengiringi kata-kata itu.
Sering juga kita cuma bisa mendengar hal-hal negatif,
penolakan, kesalahpahaman dan mengabaikan
cinta yang menjadi dasarnya.

Dengerin deh, cinta-cinta yang ada di sekitar kita.
Kalo kita bener-bener berusaha mendengarkan, kita
bakal temui bahwa kita sebenarnya memang dicintai.
Mendengarkan cinta bisa membuat kita sadar bahwa dunia
ini adalah tempat yang begitu indah.

Cinta adalah anugerah.
Membuat kita tertawa.
Membuat kita bernyanyi.
Membuat kita sedih.
Membuat kita menangis.
Membuat kita bertanya "kenapa?"
Membuat kita menerima.
Membuat kita memberi.
Dan yang paling penting, membuat kita hidup.

Bukanlah kehadiran atau ketidakhadiran yang penting;
kita nggak perlu merasa kesepian meski kita sedang
sendiri. Sendiri itu perlu, lho. Dan itu jangan sampe
membuat kita jadi kesepian. Yang jadi masalah bukan
berada bersama seseorang, tetapi berada untuk
seseorang.

Jangan pernah ragu nyatakan cinta. Jujurlah dengan apa
yang kita rasa dan katakan. Nggak ada ruginya
mengekspresikan diri. Ambil kesempatan untuk
mengungkapkan pada seseorang betapa pentingnya
dia buat kita. Lakukan, buat perubahan, hindari
penyesalan.

Satu lagi, tetaplah dekat dengan kawan dan keluarga,
karena mereka udah berjasa membangun diri kita yang
sekarang. Cinta memang ada untuk ditebarkan. Dan saat
cinta yang kita berikan diterima, atau dibalas,itulah
saat hidup menjadi penuh makna.

Knowing What Love is

Mereka yang tidak menyukainya
menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya,
menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya,
menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai, menyebutnya
rencana Tuhan.
Kadang Tuhan yang mengetahui yang
terbaik, akan memberi kesusahan untuk menguji kita Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.
Jika kita kehilangan cinta, maka pasti
ada alasan di baliknya.
Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
Mengapa menunggu?
Karena walaupun kita ingin mengambil
keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat,
kita tidak ingin sembrono.
Karena walaupun kita ingin segera
menemukan orang yang kita cintai,
kita tidak ingin kehilangan jati diri
kita dalam proses pencarian itu.
Jika ingin berlari, belajarlah
berjalan duhulu,
Jika ingin berenang, belajarlah
mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah
mencintai dahulu.
Pada akhirnya, lebih baik menunggu
orang yang kita inginkan,
ketimbang memilih apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang
kita cintai,
ketimbang memuaskan diri dengan apa
yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang
tepat, Karena
hidup ini terlampau singkat untuk
dilewatkan bersama
pilihan yang salah, karena menunggu
mempunyai tujuan
yang mulia dan misterius.
Perlu kau ketahui bahwa
Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,
Kota Roma tidak dibangun dalam sehari,
Kehidupan dirajut dalam rahim selama
sembilan bulan,
Cinta yang sejati terus bertumbuh
selama kehidupan.